Pelayanan Kemanusiaan

Air Hanya Mengalir 2 Kali Seminggu, PAUD di Kupang Kini Punya Sanitasi Layak

Air Hanya Mengalir 2 Kali Seminggu, PAUD di Kupang Kini Punya Sanitasi Layak

Keterbatasan akses air bersih selama ini menjadi tantangan bagi anak-anak dan tenaga pengajar di PAUD Mutiara Kasih, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya, aliran air bersih dari jaringan Pemerintah Kota Kupang hanya tersedia sekitar dua kali dalam seminggu.

Kini, kondisi tersebut mulai berubah setelah OBI melalui dukungan Mitra OB menyelesaikan pembangunan fasilitas sanitasi di PAUD Mutiara Kasih yang menggunakan gedung Gereja GSRI Kisbaki Manutapen sebagai lokasi kegiatan belajar.

BACA JUGA: Lebih dari 12 Jam Menunggu Air, Mari Bantu Warga Bawomataluo

Proyek sanitasi tersebut resmi diresmikan pada 10 Agustus 2026 dan menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih sehat, bersih, dan aman bagi anak-anak.

47 Anak PAUD Jadi Penerima Manfaat Utama

Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 47 anak PAUD dan enam guru tercatat sebagai penerima manfaat utama dari fasilitas sanitasi yang telah dibangun.

Sebelum adanya proyek ini, gereja mengandalkan pasokan air bersih dari jaringan pemerintah yang hanya mengalir dua kali dalam seminggu. Untuk mencukupi kebutuhan air di luar jadwal distribusi tersebut, pihak gereja telah menyediakan tangki penampungan dengan kapasitas sekitar 5.000 liter.

Melalui pembangunan fasilitas sanitasi ini, ketersediaan air yang terbatas dapat dimanfaatkan dengan lebih baik untuk mendukung kebutuhan kebersihan anak-anak maupun aktivitas di lingkungan gereja.

Fasilitas yang dibangun meliputi satu unit toilet dengan kloset jongkok dan wastafel, fasilitas cuci tangan yang dilengkapi empat keran, saluran air bersih menggunakan pipa PVC, serta sistem pembuangan yang terdiri dari tangki septik dan lubang resapan.

Tidak hanya anak-anak dan guru PAUD, fasilitas tersebut juga dapat digunakan oleh jemaat Gereja GSRI Kisbaki Manutapen.

Tak Sekadar Bangun Toilet, Anak-anak Juga Belajar Hidup Bersih

Pembangunan fasilitas fisik bukan menjadi satu-satunya perhatian dalam proyek ini. OBI bersama Project Manager Kesehatan OBI juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri kepada anak-anak PAUD.

Anak-anak mendapatkan pembelajaran sederhana mengenai kebiasaan hidup bersih yang dapat dilakukan sehari-hari. Selain itu, pihak pengelola juga dibekali pemahaman mengenai cara menjaga dan memelihara fasilitas sanitasi agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sebagai bagian dari edukasi tersebut, setiap anak menerima bingkisan berisi perlengkapan kebersihan diri seperti sabun antiseptik, sampo, pasta gigi, dan sikat gigi.

Langkah ini diharapkan membantu anak-anak membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak usia dini, bukan hanya ketika berada di lingkungan PAUD tetapi juga saat berada di rumah.

Gereja dan Masyarakat Ikut Ambil Bagian

Pembangunan sanitasi PAUD Mutiara Kasih juga melibatkan dukungan dari gereja, orang tua murid, hingga masyarakat di sekitar lokasi.

Mereka berpartisipasi melalui tenaga kerja, koordinasi selama proses pembangunan, hingga komitmen untuk bersama-sama merawat fasilitas setelah proyek selesai.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena keberlanjutan fasilitas sanitasi tidak berhenti setelah pembangunan selesai. Perawatan yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci agar sarana tersebut tetap aman dan layak digunakan oleh anak-anak pada tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA: OBI Perkuat Kemitraan di Landak, Program Pendidikan dan Siaga Bencana Diperluas

Setelah diresmikan pada 10 Agustus 2026, proyek sanitasi PAUD Mutiara Kasih masih akan menjalani tahap pemantauan akhir yang direncanakan berlangsung pada 10 September 2026.

Kehadiran fasilitas ini menunjukkan bahwa akses sanitasi yang layak dapat membawa perubahan besar dari hal yang terlihat sederhana. Bagi anak-anak PAUD Mutiara Kasih, toilet yang bersih, tempat mencuci tangan, serta akses air yang lebih tertata bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Jika Anda rindu untuk mendukung dan menjadi bagian dari pelayanan kemanusian yang dapat menjangkau banyak anak dan keluarga lainnya, silahkan DUKUNG DI SINI.